Manfaat Jahe Merah

Jahe Merah

Tanaman jahe merah memiliki nama latin Zingiber officinale yang termasuk dalam divisi spermatophyta atau tumbuhan tingkat tinggi dengan sub divisio berupa tumbuhan angiospermae atau tumbuhan berbiji tertutup dan kelas tumbuhan dengan biji berkeping satu yang biasa disebut monocotyledone.

Zingiber officinale termasuk dalam tumbuhan berbangsa Zingiberales (jahe-jahean) dengan nama suku Zingiberaceae dan nama marga Zingiber, sehingga tumbuhan ini memiliki nama jenis atau species Zingiber officinale.

Jahe Merah
Jahe Merah

Kandungan jahe merah

Rimpang jahe merah mengandung komponen senyawa kimia yang terdiri dari minyak menguap (volatile oil), minyak tidak menguap (nonvolatile oil) dan pati. Minyak atsiri (minyak menguap) merupakan suatu komponen yang memberi khas, kandungan minyak atsiri jahe merah sekitar 2,58-2,72% dihitung berdasarkan 10 berat kering. Minyak atsiri umumnya berwarna kuning, sedikit kental, dan merupakan senyawa yang memberikan aroma yang khas pada jahe. Kandungan minyak tidak menguap disebut oleoresin, yakni suatu komponen yang memberi rasa pahit dan pedas. Rasa pedas pada jahe merah sangat tinggi disebabkan oleh kandungan oleoresin yang tinggi. Zat oleoresin inilah yang bermanfaat sebagai antiemetik.

Khasiat dan manfaat Jahe merah bubuk

Jahe segar dan jahe merah bubuk banyak digunakan sebagai bumbu masak atau pemberi aroma pada makanan kecil dan sebagainya. Jahe muda bahkan dapat dimakan mentah sebagai lalab atau diolah menjadi jahe awet yang berupa jahe asin, jahe dalam sirup atau jahe instan. Berdasarkan penelitian jahe antara lain mencegah mual, Membantu mengatasi masuk angin,  Flu, Pilek, Demam, Meningkatkan nafsu makan, Perut  Kembung, Melancarkan peredaran darah, Penambah Stamina, memperlancar buang air besar, Rematik, asam urat, pegal linu, Menghangatkan badan dll.

Tanaman obat tradisional yang terdapat di Indonesia sangat beragam dan setiap tumbuhan memiliki nama daerah yang berbeda. Di Sumatra tumbuhan jahe merah disebut Halia untuk daerah Aceh, Bening untuk daerah Gayo, Bahing untuk daerah Batam, Lahia untuk daerah Nias, Sipadeh untuk daerah Minangkabau, dan Jahi untuk daerah Lampung. Masyarakat Jawa biasa menyebut jahe merah dengan Jahe untuk daerah Sunda, Jae untuk daerah Jawa Tengah, dan Jhai untuk daerah Madura.

Di daerah Bali masyarakat mengenal jahe merah dengan sebutan Cipakan. Di Kalimantan terkenal dengan sebutan Sipadas untuk daerah Kutai, dan sebutan Hai untuk daerah Dayak. Masyarakat Sulawesi lebih mengenal jahe merah dengan sebutan Bawo untuk daerah Sangir, Melito untuk daerah Gorontalo, Yuyo untuk daerah Buol, Kuni untuk daerah Barce, Laia untuk daerah Makassar, dan Pese untuk daerah Bugis dan banyak lagi penyebutan untuk tanaman yang kaya manfaat ini.

Kemasan Jahe merah instan 

Jahe Azwa kini menyediakan dalam kemasan yang sudah diracik khusus untuk menambah khasiat jahe merah. Kandungan jahe merah bubuk atau jahe merah instan diantaranya mengandung : jahe merah, habbatussauda, gula merah, gula tebu, lada hitam dan secang.

Harga kemasan Jahe bubuk dan temulawak bubuk tersedia dengan ukuran isi :

1 kilo gram harga Rp 45.000

450 gram harga Rp 25.000

250 gram harga Rp 15.000

(harga sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti bahan baku)

temulawak bubuk
temulawak bubuk

Kami juga menyediakan varian menu Temulawak Azwa dalam kemasan bubuk yang sudah diracik khusus dengan bahan baku pilihan dan segar. Kandungan temulawak bubuk atau instan diantaranya mengandung ; Temulawak, gula merah dan gula tebu.

Menerima Pengiriman ke seluruh Indonesia

Informasi hubungi : 0813 1777 5672 telpon / whatsapp